Modernis.co, Jakarta – Wi-Fi publik sekarang lebih sering dijumpai. Siapa sih yang gak seneng dapat fasilitas ini. Lagi nongkrong, mall, transportasi umum, atau di fasum lainnya juga ada internet gratis.
Meskipun tinggal klik dan sambungkan, namun kita kudu tetap hati-hati ketika mengakses internet dengan kedok free Wi-Fi di ruang publik ya gess!
Benar banget! Tinggal klik dan tersambung, semua orang bisa pakai. Jaringan internet untuk umum ini memudahkan tapi juga menyimpan bahaya di baliknya.
Pasalnya banyak sekali jebakan dengan modus free Wi-Fi publik. Aksesnya emang dibuat agar semua orang mudah tersambung. Tanpa password, tanpa konfirmasi, langsung tersambung.
Namun, di pihak yang gak bertanggungjawab, hal ini jadi peluang kejahatan. Makanya, biar tetap aman. Berikut beberapa hal penting yang perlu kamu perhatikan.
1. Tanpa Cek Nama Jaringan
Biasanya kita langsung klik Wi-Fi dengan sinyal paling kencang. Padahal, nama jaringan itu penting banget. Hacker sering bikin Wi-Fi palsu dengan nama mirip.
Misalnya pas kita lagi ngopi, jika ada dua Wi-Fi yang mirip “Cafe_WiFi” dan “Cafe_WiFi_Free”, lebih baik tanya ke pegawainya dulu.
Kalau salah pilih, data kamu bisa langsung “diterima dengan hangat” oleh orang yang nggak bertanggung jawab. Jadi, sebelum connect, tanya dulu ya.
2. Hindari Login Akun Penting
Lagi pakai Wi-Fi publik, terus kepikiran buat buka mobile banking atau login email utama? Sebaiknya tahan dulu. Ini sangat berbahaya kalau ternyata kita salah pilih.
Jaringan internet di ruang umum ini ibarat jalan raya tanpa pagar, semua data bisa lalu-lalang dengan bebas. Kalau kamu login akun penting, risiko data bocor jadi lebih besar.
Gunakan hanya untuk aktivitas ringan seperti baca berita atau scroll medsos. Sudah pahamkah sejauh ini?
3. Matikan Fitur Auto Connect
Banyak orang memilih untuk menghidupkan terhubung otomatis karena gak mau ribet. Fitur ini memang praktis, tapi juga berbahaya. Ini sama aja kayak kita lagi ngasih kunci gembok rumah ke orang yang gak kita kenal.
Bisa saja kamu terhubung ke Wi-Fi publik tanpa sadar. Solusinya simpel, matikan fitur auto connect dan nyalakan Wi-Fi hanya saat benar-benar dibutuhkan.
4. Pastikan Website Menggunakan HTTPS
Saat browsing, perhatikan alamat website. Kalau ada ikon gembok dan awalan “https”, itu tanda koneksi lebih aman.
Jangan asal isi data di website yang cuma “http”. Di Wi-Fi publik, hal kecil seperti ini bisa jadi pembeda antara aman dan kebobolan data. Inget ya “https” bukan “http”.

5. Logout Setelah Selesai
Setelah selesai pakai Wi-Fi publik, jangan lupa logout dari akun yang sempat kamu buka. Habis itu, matikan Wi-Fi.
Kebiasaan sederhana ini sering disepelekan. Akan tetapi, hal ini sebenarnya sangat penting dilakukan. Ibarat mau pergi, pintu rumah jangan dibiarkan terbuka.
Wi-Fi publik itu boleh banget dipakai, asal tetap waspada. Nikmati gratisannya, tapi jangan lengah. Sedikit hati-hati sekarang bisa menyelamatkan kamu dari masalah besar nanti.
Menurutmu gimana? ada yang punya pengalaman gak enak?



Kirim Tulisan Lewat Sini